Respon Bayer Leverkusen di Tengah Berkembangnya Hubungan Jeremie Frimpong dengan Liverpool
Liverpool dikabarkan tengah memantau Jeremie Frimpong, bek kanan milik Bayer Leverkusen, yang tampil impresif sepanjang musim 2024/25. Ketertarikan ini memunculkan berbagai spekulasi jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Sosok Frimpong menjadi pusat perhatian berkat kontribusinya dalam sukses Leverkusen menjuarai Bundesliga untuk pertama kalinya.
Frimpong dan Ketertarikan dari Liverpool

Nama Jeremie Frimpong mencuat sebagai salah satu bek sayap terbaik di Jerman. Dengan torehan 9 gol dan 7 assist musim ini, kontribusinya jauh melampaui ekspektasi untuk seorang pemain bertahan. Kecepatannya menyisir sisi kanan lapangan dan keberanian dalam duel satu lawan satu membuatnya sangat cocok dengan gaya bermain menyerang yang selama ini diusung Liverpool.
Liverpool, yang akan memulai era baru bersama Arne Slot, sedang menyusun ulang struktur tim. Salah satu fokusnya adalah mencari bek kanan yang bisa menjadi alternatif atau tandem bagi Trent Alexander-Arnold. Frimpong, dengan atribut menyerang dan bertahan yang seimbang, dianggap sebagai kandidat ideal.
Respons dari Bayer Leverkusen
Menanggapi rumor tersebut, CEO Bayer Leverkusen, Fernando Carro, tidak menutup kemungkinan adanya transfer, tetapi menegaskan bahwa klub tidak dalam posisi harus menjual. Frimpong masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2028, memberi Leverkusen keunggulan dalam negosiasi.
“Kami tahu ada minat, itu wajar melihat musim yang dia jalani. Namun kami tidak terburu-buru. Jika ada tawaran serius, akan kami pelajari,” ujar Carro kepada media Jerman.
Leverkusen dikenal pandai dalam memanfaatkan momentum pasar. Klub tersebut akan memastikan bahwa jika Frimpong pergi, transfer itu menguntungkan secara finansial dan strategis.
Siapa Jeremie Frimpong?

Jeremie Frimpong lahir di Amsterdam dan memiliki darah Ghana. Ia menghabiskan masa remajanya di akademi Manchester City sebelum bergabung dengan Celtic pada 2019. Di Skotlandia, namanya mulai dikenal luas sebelum pindah ke Leverkusen pada awal 2021.
Dalam tiga musim terakhir, Frimpong menunjukkan perkembangan pesat. Ia dikenal sebagai bek kanan modern: cepat, tajam dalam menyerang, dan juga disiplin dalam bertahan. Tingginya hanya 171 cm, tetapi kemampuan membaca permainan dan kecepatannya membuatnya sulit dilewati.
Strategi Pengembangan Leverkusen
Bayer Leverkusen telah lama menjadi tempat berkembangnya talenta muda Eropa. Nama-nama seperti Kai Havertz, Julian Brandt, dan Moussa Diaby adalah contoh nyata pemain yang berkembang di Leverkusen sebelum pindah ke klub besar lainnya.
Frimpong bisa jadi kasus serupa. Klub melihat pengembangan pemain sebagai bagian dari model bisnis, namun juga menekankan pentingnya keseimbangan antara keberlanjutan skuad dan keberhasilan jangka panjang.
Masa Depan Frimpong dan Liverpool: Bertahan atau Hijrah?
Apakah Frimpong akan bertahan satu musim lagi atau memilih melangkah ke Premier League, itu masih menjadi tanda tanya. Keberhasilannya bersama Leverkusen musim ini membuka banyak peluang. Namun kepindahan ke Liverpool bisa memberinya panggung yang lebih besar dan tekanan yang berbeda.
Liverpool, jika serius, harus menyiapkan tawaran besar. Nilai pasar Frimpong diperkirakan mencapai €50 juta atau lebih. Leverkusen tentu tidak akan melepasnya dengan harga murah, terutama mengingat usianya yang masih muda dan kontribusinya yang besar.
Kesimpulan
Minat Liverpool terhadap Jeremie Frimpong menambah panas bursa transfer musim panas 2025. Leverkusen, sebagai klub yang cerdas dalam hal transfer, akan memainkan perannya dengan hati-hati. Bagi Frimpong sendiri, ini bisa menjadi titik penting dalam kariernya—melanjutkan perkembangan di Jerman atau mengambil tantangan baru di Inggris.
